Akibat Untuk Suami Yang Selalu Sakitkan Hati Isteri

Salahkah saya sebagai seorang isteri untuk hilang rasa kepercayaan kepada suami setelah beberapa kali dikhianati?

Setelah hampir sebelas tahun kami mendirikan rumahtangga bersama, saya sungguh tidak sangka suami akan curang dengan saya. Sedangkn saya sepenuhnya memberikan kepercayaan pada dia bila keluar bekerja.

Tidak dapat dinafikan suami saya seorang suami yang bertanggungjawab, tidak kira dari segi nafkah zahir atau batin dan sebagai seorang ayah kepada anak-anak saya, dia merupakan seorang ayah yang penyayang.

Tetapi kenapa harus ada orang ketiga di dalam rumahtangga kita? Sedang saya tengah sarat mengandung, sedang saya sentiasa sibuk menguruskan anak-anak dan rumah tangga, abang ambil kesempatan di atas kepercayan saya untuk keluar seronok, bercinta dan bercuti dengan perempuan lain.

Memang sudah lama hati saya mengatakan ada sesuatu yang suami sembunyikan di sebalik password telefon dia. Bila suami menghadap telefon sampai pukul 2 hingga 3 pagi. Bila suami asyik balik lewat pagi dan kadang-kadang tidak balik langsung.

Saya minta pada Allah SWT supaya ditunjukkan kebenaran disebalik apa yang saya rasakan selama ini. Akhirnya, Allah SWT makbulkan juga. Betapa hancur dan luluhnya hati saya bila baca perbualan suami dengan perempuan itu dan hati ini lebih hancur lagi bila lihat gambar-gambar suami bersama perempuan itu. Apa yang paling mengecewakan bila melihat gambar maruah perempuan itu untuk suami.

Hanya Allah SWT saja yang tahu. Suami mungkin sudah tidak sayangkan saya tetapi tergamak dia lakukan semua ini di belakang saya. Betullah apa yang orang kata, jika suami menyakiti hati isteri, rezeki dia akan tersekat. Patutlah segala apa yang suami buat selama ini tidak pernah menjadi. Suami ingat selama ini saya tidak pernah mendokan kebaikan dia.

Kini, saya tahu kenapa suami selalu berasa rimas dengan segala tindak tanduk saya yang sentiasa mencurigai suami, yang sentiasi memantau telefon suami. Saya sudah fobia. Saya harap sangat suami akan berikan komitmen sepenuhnya kepada saya dan anak-anak serta bayi yang bakal lahir ini dan pada perempuan itu, diharapkan insaflah. Jangan ganggu rumah tangga kami, cukup-cukuplah menyakiti hati perempuan lain. Kifarah itu ada tuhan mendengar setiap dia hambanya yang teraniaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *